Analisis Dinamika Ibu Hamil dan Cakupan Distribusi Tablet Tambah Darah di Provinsi Lampung Tahun 2021-2024

Authors

  • Khorina Fatin Bilqis Program Studi Kedokteran, Universitas Lampung, Indonesia
  • Shellya Puti Sudesty Program Studi Kedokteran, Universitas Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59923/healthcare.v1i1.738

Keywords:

Anemia Defisiensi Besi, Tablet Tambah Darah, Homeostasis Reproduksi Maternal

Abstract

Kecukupan zat besi selama kehamilan merupakan determinan utama dalam menjaga stabilitas kadar hemoglobin dan mendukung homeostasis reproduksi maternal. Adaptasi fisiologis berupa ekspansi volume plasma, peningkatan massa eritrosit, serta kebutuhan pertumbuhan janin menyebabkan peningkatan kebutuhan zat besi yang signifikan. Apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi melalui asupan dan suplementasi yang adekuat, risiko anemia defisiensi besi meningkat dan berpotensi menimbulkan gangguan perfusi uteroplasenta, penurunan kapasitas transport oksigen, serta komplikasi obstetrik. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika jumlah ibu hamil dan cakupan distribusi Tablet Tambah Darah (TTD/Fe) di Provinsi Lampung tahun 2021–2024 serta mengkaji implikasinya terhadap stabilitas fisiologis maternal. Penelitian menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan kuantitatif longitudinal berbasis data sekunder dari publikasi Provinsi Lampung Dalam Angka 2025. Analisis dilakukan dengan menghitung proporsi cakupan distribusi TTD setiap tahun dan mengevaluasi tren perubahan jumlah sasaran dan penerima suplementasi. Hasil menunjukkan jumlah ibu hamil relatif stabil pada periode 2021–2023 (sekitar 158 ribu) dan meningkat signifikan pada 2024 menjadi 170.972. Cakupan distribusi TTD menurun pada 2022 (47,46%), kemudian meningkat pada 2023 (61,78%) dan relatif stabil pada 2024 (61,29%). Meskipun terjadi perbaikan, sekitar 40% ibu hamil belum memperoleh suplementasi optimal. Kesenjangan ini berpotensi memengaruhi keseimbangan hematologis, metabolisme energi seluler, serta regulasi hormonal selama kehamilan. Disimpulkan bahwa penguatan konsistensi distribusi dan peningkatan kepatuhan konsumsi TTD sangat diperlukan guna mencegah anemia maternal serta mendukung luaran kehamilan yang sehat dan berkelanjutan.

References

Allen, L.H. (2000). Anemia and iron deficiency: effects on pregnancy outcome. Am J Clin Nutr. 71(5 Suppl):1280S-4S. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/10799402/.

Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. (2025). Provinsi Lampung dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

Camaschella, C. (2015). Iron-deficiency anemia. The New England Journal of Medicine, 372(19), 1832–1843. https://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMra1401038

Fatriani, R. (2021). Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang anemia defisiensi besi dan manfaat suplemen Fe selama kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Kemiling Kota Bandar Lampung tahun 2020. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI), 1(1), 1–6.

Fauzianty, A., & Sulistyaningsih, S. (2024). Implementasi tatalaksana anemia defisiensi besi pada ibu hamil: Scoping review. Jurnal Kesehatan Vokasional. https://doi.org/10.22146/jkesvo.69318

Georgieff, M. K. (2020). Iron deficiency in pregnancy. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 223(4), 516–524. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2020.03.006

Halpain S. Avoiding Sibling Conflict: Lessons from Dendrite Self-Avoidance in C. elegans. Neuron. 2018 Apr 18;98(2):235-237. doi: 10.1016/j.neuron.2018.04.009. Erratum in: Neuron. 2018 May 16;98(4):864. doi: 10.1016/j.neuron.2018.05.003. PMID: 29673473.

Jansen, E.J., Hafmans, T.G., Martens, G.J. (2010). V-ATPase-mediated granular acidification is regulated by the V-ATPase accessory subunit Ac45 in POMC-producing cells. Mol Biol Cell. 1;21(19):3330-9. doi: 10.1091/mbc.E10-04-0274. Epub 2010 Aug 11. PMID: 20702583; PMCID: PMC2947469.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023. https://www.kemkes.go.id

Means, R. T. (2020). Iron deficiency and iron deficiency anemia: Implications and impact in pregnancy, fetal development, and early childhood parameters. Nutrients, 12(2), Article 447. https://doi.org/10.3390/nu12020447

Means, R. T. (2020). Iron deficiency and iron deficiency anemia: Implications and impact in pregnancy. New England Journal of Medicine, 382(19), 1832–1843. https://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMra1401038

Moyle, K. A. (2025). A practical review of iron deficiency in pregnancy. Seminars in Fetal and Neonatal Medicine, 30(1), 101611. https://doi.org/10.1016/j.siny.2025.101611

Rahman, M. M., Abe, S. K., Rahman, M. S., et al. (2016). Maternal anemia and risk of adverse birth outcomes. BMC Pregnancy and Childbirth, 16, 135.

Rahmiwati, A., & Sabila Karta Dewa, V. P. S. (2025). Factors causing anemia in pregnant women: A narrative review with systematic elements. Indonesian Journal of Human Nutrition. https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2025.012.01.2

Sari, A., Yulivantina, E. V., & Hanifa, F. N. (2025). Relationship between knowledge about Fe tablets and the incidence of anemia in pregnant women in the third trimester at the Bumi Aji Health Center, Central Lampung. Jurnal Maternitas Kebidanan, 10(1), 142–151. https://doi.org/10.34012/jumkep.v10i1.6810

Straus, C., Wilson, R.J., Remmers, J.E. (2000). Developmental disinhibition: turning off inhibition turns on breathing in vertebrates. J Neurobiol. Nov 5;45(2):75-83. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11018769/

World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. https://www.who.int/publications/i/item/9789241549912

Downloads

Published

2026-05-12
Abstract viewed = 17 times