Jurnal Ilmiah Insan Mulia https://ejournal.imbima.org/index.php/jiim <p><strong>Jurnal Ilmiah Insan Mulia</strong> adalah jurnal penelitian peer-reviewed akses terbuka berkualitas yang diterbitkan oleh Yayasan Insan Mulia Bima.<strong> Jurnal Ilmiah Insan Mulia</strong> menyediakan platform yang menerima dan mengakui makalah penelitian asli empiris berkualitas tinggi di bidang multidisiplin ilmu yang ditulis oleh peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi.</p> Yayasan Insan Mulia Bima en-US Jurnal Ilmiah Insan Mulia 3064-0296 Hubungan Keaktifan Organisasi dan Fear of Missing Out (FOMO) dengan Tingkat Stres Akademik Mahasiswa FISIP Unsoed https://ejournal.imbima.org/index.php/jiim/article/view/730 <p>Stres akademik kerap dirasakan mahasiswa akibat tingginya tuntutan akademik dan nonakademik selama menjalani perkuliahan. Fokus utama penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara keaktifan organisasi dan <em>Fear of Missing Out</em> (FOMO) dengan tingkat stres akademik mahasiswa FISIP Unsoed. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Total populasi yang digunakan sebanyak 843 mahasiswa FISIP Unsoed angkatan 2023 dan 2024 yang aktif berorganisasi, dengan sampel sebanyak 264 responden dengan menggunakan teknik propotionate stratified random sampling. Proses pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner, yang kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Tau Kendall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara keaktifan organisasi dengan stres akademik mahasiswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,124 dan signifikansi sebesar 0,032. Selain itu, FOMO juga memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap stres akademik dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,219 dan signifikansi sebesar 0.000. berdasarkan hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi keaktifan organisasi dan tingkat FOMO mahasiswa, maka semakin tinggi pula stres akademik yang dialami. Mahasiswa dengan ini diharapkan mampu mengelola waktu, menjalankan peran secara seimbang, serta mengendalikan tekanan sosial agar aktivitas akademik dapat berjalan secara optimal.</p> Gempita Pesta Demokrasi Nanang Martono Rili Windiasih Copyright (c) 2026 Gempita Pesta Demokrasi, Nanang Martono, Rili Windiasih https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 3 1 1 14 10.59923/jiim.v3i1.730 Penerapan Model-Model Pembelajaran PKN di Sekolah Dasar https://ejournal.imbima.org/index.php/jiim/article/view/761 <p>Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di jenjang sekolah dasar memiliki posisi strategis sebagai fondasi utama dalam mengonstruksi karakter, nilai-nilai demokratis, serta kesadaran berbangsa sejak usia dini. Namun, realita di lapangan menunjukkan bahwa implementasi PKn masih kerap menemui hambatan serius, terutama rendahnya antusiasme peserta didik yang dipicu oleh dominasi metode ceramah yang bersifat teoretis dan kurang kontekstual. Menanggapi fenomena tersebut, artikel ini disusun untuk menelaah berbagai model pembelajaran PKn yang relevan dan efektif guna meningkatkan kualitas pengajaran di kelas. Melalui metode library research yang mengkaji 34 sumber referensi, mencakup 29 jurnal ilmiah dan 5 buku teks, ditemukan bahwa model pembelajaran inovatif <em>seperti Problem Based Learning, Project Based Learning, Cooperative Learning</em>, serta <em>Contextual Teaching and Learning</em> terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif siswa. Model-model tersebut tidak hanya merangsang kemampuan berpikir kritis, tetapi juga mempercepat internalisasi nilai kewarganegaraan karena sifatnya yang kolaboratif dan selaras dengan karakteristik perkembangan anak SD yang membutuhkan pembelajaran bermakna. Sebagai simpulan, pemilihan model instruksional yang tepat menjadi faktor determinan dalam keberhasilan pencapaian target kurikulum serta efektivitas pembentukan kepribadian siswa. Dengan beralih dari pola konvensional menuju pendekatan yang lebih dinamis, guru dapat menciptakan suasana belajar yang lebih hidup dan berdaya guna bagi masa depan generasi muda.</p> Ardiana Pratiwi Sitti Hadijah Copyright (c) 2026 Ardiana Pratiwi, Sitti Hadijah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 3 1 15 25 10.59923/jiim.v3i1.761 Jejak Kata Nusantara: Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Kerarifan Lokal https://ejournal.imbima.org/index.php/jiim/article/view/793 <p>Erosi identitas budaya pada generasi muda dan rendahnya relevansi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia terhadap pengalaman sosial siswa masih menjadi tantangan dalam pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendekatan <em>contextual teaching and learning</em> (CTL) berbasis kearifan lokal melalui metode <em>quasi-experimental</em> dengan desain <em>one-group pretest-posttest</em>. Penelitian dilaksanakan pada tiga sekolah dasar wilayah Donggo, Kabupaten Bima dengan kekayaan budaya tinggi yang melibatkan 90 siswa dan 12 guru bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, tes diagnostik, skala sikap budaya, dan wawancara mendalam sebagai data pendukung. Validitas instrumen diuji menggunakan <em>expert judgment</em> dan <em>reliabilitas Cronbach’s Alpha</em> (α = 0,87). Analisis data dilakukan melalui <em>paired-samples t-test</em> dan <em>N-Gain Score</em>. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterlibatan belajar siswa (N-Gain = 0,68), pemahaman nilai budaya (p &lt; 0,001), dan orientasi identitas kebangsaan (d = 0,74). Integrasi cerita rakyat, tradisi lisan, dan sistem nilai lokal terbukti mampu memperkuat literasi kultural serta kompetensi kebahasaan siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan CTL berbasis kearifan lokal berkontribusi dalam membangun pembelajaran bahasa yang kontekstual, reflektif, dan relevan dengan dinamika masyarakat multikultural.</p> Rusmiati Rusmiati Naila Fauziah Copyright (c) 2026 Rusmiati Rusmiati, Naila Fauziah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 3 1 26 32 10.59923/jiim.v3i1.793 Metode Simulasi dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah https://ejournal.imbima.org/index.php/jiim/article/view/667 <p>Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memerlukan strategi yang mampu mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kewarganegaraan peserta didik secara terpadu. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah metode simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode simulasi dalam pembelajaran PKn serta pengaruhnya terhadap partisipasi dan kompetensi kewarganegaraan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Sumber data berupa artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian yang relevan dengan pembelajaran berbasis simulasi. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi (<em>content analysis</em>) melalui tahap pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode simulasi memberikan pengalaman belajar yang kontekstual melalui aktivitas seperti musyawarah, pemilihan umum, dan pengambilan keputusan bersama. Metode ini meningkatkan keterlibatan peserta didik, kemampuan bekerja sama, komunikasi, negosiasi, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan. Selain itu, simulasi membantu peserta didik menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari sehingga pemahaman dan internalisasi nilai-nilai kewarganegaraan menjadi lebih optimal. Dengan demikian, metode simulasi efektif diterapkan dalam pembelajaran PKn untuk membentuk warga negara yang demokratis, aktif, dan bertanggung jawab.</p> Nur Afni Nurawaliyah Putri Andini Nurul Aulia Abdul Wahid Copyright (c) 2026 Nur Afni, Nurawaliyah Putri Andini, Nurul Aulia, Abdul Wahid https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 3 1 33 37 10.59923/jiim.v3i1.667 Evaluasi Praktik Homeschooling Keluarga terhadap Kualitas Pendidikan Anak: Analisis Kasus Fenomena Plenger Family di Platform TikTok https://ejournal.imbima.org/index.php/jiim/article/view/800 <p>Fenomena <em>homeschooling</em> yang ditunjukkan oleh <em>Plenger Family</em> di TikTok menarik perhatian publik karena menunjukkan keterlibatan anak dalam kegiatan ekonomi keluarga sebagai bagian dari proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan formal, nonformal, dan informal dari perspektif SDG 4, membahas konsep <em>homeschooling</em> dan peran keluarga, serta mengevaluasi praktik pendidikan berbasis keluarga yang ditunjukkan oleh <em>Plenger Family</em>. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data primer diambil dari 62 video TikTok yang berisi komentar, interaksi pembelajaran tanpa kurikulum resmi, aktivitas memasak, dan menjual kue kering. Data sekunder didapatkan dari artikel ilmiah, peraturan pemerintah, dan dokumen yang berhubungan dengan <em>homeschooling</em> serta perlindungan anak. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi yang meliputi tahap reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>homeschooling</em> memberikan fleksibilitas dalam belajar dan memperkuat peran keluarga. Namun, tetap diperlukan perencanaan dan penilaian yang jelas. Dalam praktik <em>Plenger Family</em>, fokus pembelajaran lebih pada keterampilan praktis dan kegiatan ekonomi daripada aspek akademik. Hal ini bisa berdampak pada keseimbangan pemenuhan hak pendidikan anak. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat aturan dan pengawasan terhadap praktik <em>homeschooling</em> berbasis digital agar tetap sesuai dengan SDG 4 dan tujuan pendidikan nasional.</p> Aulia Fitri Ramadani Ailsa Daffa Indah Prabawati Firre An Suprapto Copyright (c) 2026 Aulia Fitri Ramadani, Ailsa Daffa, Indah Prabawati, Firre An Suprapto https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2026-06-30 2026-06-30 3 1 38 43 10.59923/jiim.v3i1.800