Jejak Kata Nusantara: Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Kerarifan Lokal

Authors

  • Rusmiati Rusmiati STKIP Taman Siswa Bima
  • Naila Fauziah STKIP Taman Siswa Bima

DOI:

https://doi.org/10.59923/jiim.v3i1.793

Keywords:

Kearifan Lokal, Pembelajaran Kontekstual, Bahasa dan Sastra Indonesia, Identitas Budaya, CTL

Abstract

Erosi identitas budaya pada generasi muda dan rendahnya relevansi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia terhadap pengalaman sosial siswa masih menjadi tantangan dalam pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendekatan contextual teaching and learning (CTL) berbasis kearifan lokal melalui metode quasi-experimental dengan desain one-group pretest-posttest. Penelitian dilaksanakan pada tiga sekolah dasar wilayah Donggo, Kabupaten Bima dengan kekayaan budaya tinggi yang melibatkan 90 siswa dan 12 guru bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, tes diagnostik, skala sikap budaya, dan wawancara mendalam sebagai data pendukung. Validitas instrumen diuji menggunakan expert judgment dan reliabilitas Cronbach’s Alpha (α = 0,87). Analisis data dilakukan melalui paired-samples t-test dan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterlibatan belajar siswa (N-Gain = 0,68), pemahaman nilai budaya (p < 0,001), dan orientasi identitas kebangsaan (d = 0,74). Integrasi cerita rakyat, tradisi lisan, dan sistem nilai lokal terbukti mampu memperkuat literasi kultural serta kompetensi kebahasaan siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan CTL berbasis kearifan lokal berkontribusi dalam membangun pembelajaran bahasa yang kontekstual, reflektif, dan relevan dengan dinamika masyarakat multikultural.

References

Aronson, B., & Laughter, J. (2016). The theory and practice of culturally relevant education: A synthesis of research across content areas. Review of Educational Research, 86(1), 163–206. https://doi.org/10.3102/0034654315582066

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2023). Statistik kebahasaan 2023. Kemendikbudristek.

Battiste, M. (2013). Decolonizing education: Nourishing the learning spirit. Purich Publishing.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Campbell, D. T., & Stanley, J. C. (1963). Experimental and quasi-experimental designs for research. Rand McNally.

Crawford, M. L. (2004). Teaching contextually: Research, rationale, and techniques for improving student motivation and achievement in mathematics and science. CCI Publishing.

Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and conducting mixed methods research (3rd ed.). SAGE Publications.

Cummins, J. (2021). Rethinking the education of multilingual learners: A critical analysis of theoretical concepts. Multilingual Matters. https://doi.org/10.21832/9781800411326

García, O., & Wei, L. (2014). Translanguaging: Language, bilingualism and education. Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1057/9781137385765

Gay, G. (2010). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (2nd ed.). Teachers College Press.

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809

Hammond, Z. (2015). Culturally responsive teaching and the brain: Promoting authentic engagement and rigor among culturally and linguistically diverse students. Corwin Press.

Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.

Immordino-Yang, M. H. (2016). Emotions, learning, and the brain: Exploring the educational implications of affective neuroscience. W. W. Norton.

Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it's here to stay. Corwin Press.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Kurikulum Merdeka untuk satuan pendidikan. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.

Kemendikbudristek. (2023). Laporan survei keterlibatan budaya dalam pembelajaran di Indonesia. Pusat Data dan Teknologi Informasi.

Mahsun. (2014). Kurikulum bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal. Rajawali Pers.

Moll, L., Amanti, C., Neff, D., & Gonzalez, N. (1992). Funds of knowledge for teaching: Using a qualitative approach to connect homes and classrooms. Theory into Practice, 31(2), 132–141. https://doi.org/10.1080/00405849209543534

Nguyen, T. H., Tran, L. T., & Bui, T. T. N. (2024). Culturally responsive pedagogy in Southeast Asian EFL contexts: A meta-analysis of engagement and achievement outcomes. Asian-Pacific Journal of Education, 44(1), 112–131. https://doi.org/10.1080/02188791.2023.2178432

Pinar, W. F. (2023). The reconceptualization of curriculum studies: A retrospective and prospective assessment. Journal of Curriculum Studies, 55(2), 134–157. https://doi.org/10.1080/00220272.2022.2142567

Pratiwi, D., Sumarwati, & Andayani. (2023). Etnoliterasi berbasis kearifan lokal Jawa dalam pembelajaran sastra di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 23(1), 45–62. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v23i1.56012

Rahayu, S., & Sulistyorini, D. (2022). Implementasi pembelajaran berbasis kearifan lokal pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(2), 89–104. https://doi.org/10.17977/um048v28i22022p089

Rizvi, F., & Lingard, B. (2023). Epistemic justice and global educational policy: Toward decolonizing curriculum frameworks. Comparative Education, 59(1), 1–18. https://doi.org/10.1080/03050068.2022.2133298

Susanti, R. D., Nurhidayah, S., & Fadhilah, M. (2024). Integrasi nilai kearifan lokal Nusantara dalam pembelajaran sastra Indonesia: Pendekatan ekokritik dan identitas. Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya, 52(1), 22–39. https://doi.org/10.17977/um015v52i12024p022

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wulandari, A., Setyawan, B. W., & Rohmadi, M. (2023). Profil praktik pembelajaran bahasa Indonesia SMP: Survei nasional terhadap 312 guru. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 8(1), 1–19. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.2871

Yusuf, M., & Hamzah, A. (2023). Pembelajaran sastra berbasis nilai siri' na pacce dan dampaknya terhadap orientasi moral dan literasi kultural siswa SMA di Sulawesi Selatan. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(2), 201–218. https://doi.org/10.21107/literasi.v12i2.19214

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Rusmiati Rusmiati, & Naila Fauziah. (2026). Jejak Kata Nusantara: Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Berbasis Kerarifan Lokal. Jurnal Ilmiah Insan Mulia, 3(1), 26–32. https://doi.org/10.59923/jiim.v3i1.793
Abstract viewed = 8 times