Evaluasi Praktik Homeschooling Keluarga terhadap Kualitas Pendidikan Anak: Analisis Kasus Fenomena Plenger Family di Platform TikTok

Authors

  • Aulia Fitri Ramadani Universitas Negeri Surabaya
  • Ailsa Daffa Universitas Negeri Surabaya
  • Indah Prabawati Universitas Negeri Surabaya
  • Firre An Suprapto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.59923/jiim.v3i1.800

Keywords:

Pendidikan Informal, Homeschooling, SDG 4, Kebijakan

Abstract

Fenomena homeschooling yang ditunjukkan oleh Plenger Family di TikTok menarik perhatian publik karena menunjukkan keterlibatan anak dalam kegiatan ekonomi keluarga sebagai bagian dari proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan formal, nonformal, dan informal dari perspektif SDG 4, membahas konsep homeschooling dan peran keluarga, serta mengevaluasi praktik pendidikan berbasis keluarga yang ditunjukkan oleh Plenger Family. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data primer diambil dari 62 video TikTok yang berisi komentar, interaksi pembelajaran tanpa kurikulum resmi, aktivitas memasak, dan menjual kue kering. Data sekunder didapatkan dari artikel ilmiah, peraturan pemerintah, dan dokumen yang berhubungan dengan homeschooling serta perlindungan anak. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi yang meliputi tahap reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homeschooling memberikan fleksibilitas dalam belajar dan memperkuat peran keluarga. Namun, tetap diperlukan perencanaan dan penilaian yang jelas. Dalam praktik Plenger Family, fokus pembelajaran lebih pada keterampilan praktis dan kegiatan ekonomi daripada aspek akademik. Hal ini bisa berdampak pada keseimbangan pemenuhan hak pendidikan anak. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat aturan dan pengawasan terhadap praktik homeschooling berbasis digital agar tetap sesuai dengan SDG 4 dan tujuan pendidikan nasional.

References

Bunga, B. N., Wijaya, R. P. C., & Kiling, I. Y. (2022). Studying at home: Experience of parents and their young children in an underdeveloped area of Indonesia. Early Child Development and Care, 192(14), 2247–2260. https://doi.org/10.1080/02568543.2021.1977436

Dunn, W. N. (2017). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.

Halik, A., Fatmah, & Rahmawati. (2021). Homeschooling, obstacles, and solutions in Palu Central Sulawesi. In Proceedings of the 1st International Conference on Education, Society, Economy, Humanity and Environment (ICESHE 2020). EAI. https://doi.org/10.4108/eai.19-12-2020.2309185

Ilyas, I. (2016). Pendidikan karakter melalui homeschooling. Journal of Nonformal Education, 2(1). https://doi.org/10.15294/jne.v2i1.5316

Laiya, R. E. (2021). Nature study as a learning method of character education for homeschooling learners. In Advances in Social Science, Education and Humanities Research (Vol. 544, pp. 230–234). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210304.040

Mahfud, M. N., & Sutama. (2021). Pengelolaan pengembangan minat dan bakat anak didik di Homeschooling Kak Seto Solo. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 9(2), 150–160. https://doi.org/10.21831/jamp.v9i2.39408

McClellan, R., & Hyle, A. E. (2012). Experiential learning: Dissolving classroom and research borders. Journal of Experiential Education, 35(1), 238–252. https://doi.org/10.1177/105382591203500103

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

OECD. (2019). Education at a glance 2019: OECD indicators. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/f8d7880d-en

Pratama, A. R., & Firmansyah, F. M. (2021). Parents’ attitudes toward learning from home amid the COVID-19 pandemic. Journal of Child and Family Studies, 30(11), 2782–2790. https://doi.org/10.1007/s10826-021-01982-8

Rahayu, N. W., & Sofia, N. (2021). Pelatihan literasi digital pada Sekolahrumah Salihah Yogyakarta. Jurnal Abdimas Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, 2(2), 1–7. https://doi.org/10.20885/jattec.vol2.iss2.art1

Ray, B. D. (2021). Should educators promote homeschooling? Worldwide growth and learner outcomes. Journal of Pedagogy, 12(1), 91–106. https://doi.org/10.2478/jped-2021-0003

Safar, M. P. (2018). A critical review of homeschooling as alternative education in digital era. Ijtimā’iyya: Journal of Muslim Society Research, 3(1). https://doi.org/10.24090/ijtimaiyya.v3i1.1675

Siddiq, M., & Salama, H. (2021). Homeschooling as a form of informal education: Legality and its various learning approaches. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(2), 167–179. https://doi.org/10.24832/jpkp.v14i2.508

Tryanto, A., Sukardjo, M., & Siregar, E. (2021). Blended learning in integrated science learning by a WISE approach in homeschooling. Jurnal Education and Technology, 5(4), 633–641. https://doi.org/10.23887/jet.v5i4.38365

UNICEF. (2021). Convention on the Rights of the Child. https://www.unicef.org/child-rights-convention

Warta, W., & Syam, R. Z. A. (2023). Perencanaan stratejik pada lembaga pendidikan nonformal dan informal. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(4), 1189–1202. https://doi.org/10.30868/ei.v12i04.4602

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Aulia Fitri Ramadani, Ailsa Daffa, Indah Prabawati, & Firre An Suprapto. (2026). Evaluasi Praktik Homeschooling Keluarga terhadap Kualitas Pendidikan Anak: Analisis Kasus Fenomena Plenger Family di Platform TikTok. Jurnal Ilmiah Insan Mulia, 3(1), 38–43. https://doi.org/10.59923/jiim.v3i1.800
Abstract viewed = 12 times