Pengembangan ensiklopedia tumbuhan paku (pteridophyta) di kawasan kampung kaduketug sebagai sumber belajar biologi SMA/MA
DOI:
https://doi.org/10.59923/sendja.v2i1.77Keywords:
Ensiklopedia, Kampung Kaduketug, Tumbuhan Paku, Sumber BelajarAbstract
Sumber belajar pada pembelajaran biologi menjadi tuntutan dalam pembelajaran, namun saat ini masih kurang banyak dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan ensiklopedia tumbuhan paku di kawasan Kampung Kaduketug dan mengetahui kualitas produk yang telah dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Ensiklopedia yang dikembangkan memuat 42 spesies tumbuhan paku yang terbagi dalam 17 famili. Ensiklopedia dinilai menggunakan lembar angket checklist oleh 1 ahli materi, 1 ahli media, 5 peer review, 1 guru biologi, dan 15 siswa kelas X SMA Negeri 1 Bojongmanik. Hasil penilaian kualitas ensiklopedia mendapatkan kriteria keseluruhan sangat baik dengan presentase ahli materi mendapatkan 90,43%, ahli media 93,54%, peer review 95,55%, guru biologi 98%, dan siswa 95,28%. Berdasarkan keseluruhan penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa ensiklopedia tumbuhan paku yang telah dikembangkan sangat layak digunakan sebagai sumber belajar biologi bagi siswa SMA/MA.
References
Kemendikbud. (2019). Petunjuk Teknis Penyusunan Ensiklopedia. Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra.
Kinho, J. (2009). Mengenal Beberapa Jenis Tumbuhan Paku di Kawasan Hutan Payahe Taman Nasional Aketajawe Lolobata Maluku Utara. Balai Penelitian Kehutanan Manado.
Marjan, J., Arnyana, I. B. P., & Setiawan, I. G. a N. (2014). Pengaruh Pembelajaran Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Biologi dan Keterampilan Proses Sains Siswa MA Mu’allimat NW Pancor Selong Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pendidikan IPA, 4(1), 1–12.
Nasution, I. B., Hasruddin, H., & Edi, S. (2016). Hubungan Motivasi Berprestasi Minat dan Perhatian Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa SMA Negeri Se-Kecamatan Medan Kota. Jurnal Pendidikan Biologi, 5(3), 174–179. https://doi.org/10.24114/jpb.v5i3.4317
Navy, A. (2013). Manajemen Sumber Belajar dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sains. Jurnal Pendidikan Humaniora,. Jurnal Pendidikan Humaniora, 1(4), 388–395.
Paidi. (2010). Model Pemecahan Masalah dalam Pembelajaran Biologi di SMA. FMIPA UNY.
Prastowo, A. (2017). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif Menciptakan Metode Pembelajaran Yang Menarik. Diva Press.
Prawit, M. Y. (2010). Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah. Kencana.
Rahmadi, I. F., Khaerudin, K., & Kustandi, C. (2018). Kebutuhan Sumber Belajar Mahasiswa yang Mendukung Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi di Perguruan Tinggi. Jurnal Teknologi Pendidikan, 20(2), 120–136. https://doi.org/10.21009/jtp.v20i2.8620
Rusmayana, T. (2021). Model Pembelajaran ADDIE Integrasi Pedati di SMK PGRI Karisma Bangsa Sebagai Pengganti Praktek Kerja Lapangan di Masa Pandemi Covid-19. Widina Bhakti Persada.
Sanjaya, W. (2009). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Kencana.
Suraida, S., T., & Amriyanto, R. (2013). Keanekaragaman tumbuhan paku (pteridophyta) di Taman Hutan Kenali Kota Jambi. Prosiding SEMIRATA, 387–392.
Tantriadi, Y. (2013). Pembuatan Ensiklopedia Interaktif Tata Surya Untuk Anak SMP. Jurnal Calyptra, 2(1).
Tegeh, I. M. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Graha Ilmu.
Tjitrosoepomo, G. (2013). Taksonomi Tumbuhan: Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta. Gajah Mada University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sausan Sulistia Dewi, Annisa Firanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










