Keterpasungan Regulasi dan Paradoks Yudisial: Analisis Politik Hukum Terhadap Legislasi Undang-Undang Ibu Kota Nusantara

Authors

  • Deni Iskandar Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.59923/rlj.v2i2.706

Keywords:

Politik Hukum; UU IKN; Mahkamah Konstitusi

Abstract

Pengesahan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN), yang kemudian diubah melalui Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2023, menandai kebijakan strategis pemindahan pusat pemerintahan ke Kalimantan Timur. Namun, proses legislasi yang cepat, minimnya partisipasi publik, dan model legislasi delegatif menimbulkan persoalan politik hukum yang signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembentukan UU IKN dengan pendekatan normatif-doctrinal melalui telaah sistematis terhadap enam dokumen hukum utama: UU IKN dan perubahannya, peraturan presiden terkait, naskah akademik, serta dokumen Mahkamah Konstitusi mengenai uji materiil. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama: (1) kewenangan luas dan delegasi ekstensif kepada Otorita IKN yang berpotensi mengikis akuntabilitas legislasi; (2) inkonsistensi internal dan konflik antarnorma dengan UU sektoral, khususnya tata ruang dan lingkungan hidup; (3) kekosongan norma dalam perlindungan hak masyarakat adat dan mekanisme partisipasi publik; (4) proseduralisme minimalis dengan ruang deliberasi publik yang terbatas; dan (5) paradoks yudisial, di mana mekanisme judicial review tersedia secara formal tetapi efektivitasnya terbatas akibat sifat delegatif undang-undang. Temuan ini menegaskan adanya keterpasungan regulasi, di mana hukum berfungsi lebih sebagai instrumen politik pembangunan dibandingkan pelindung hak publik, serta paradoks yudisial yang melemahkan fungsi kontrol konstitusional. Kesimpulannya, UU IKN merupakan studi kasus tentang ketegangan antara kepentingan pembangunan elite dan prinsip negara hukum demokratis.

References

Abdullah, A. (2025). Reformasi hukum dalam cengkeraman oligarki: Menelusuri kesenjangan legitimasi konstitusional dan kepentingan elite. Jurnal Penelitian Serambi Hukum, 18(01), 85-100.

Barora, S. S., Nyoman, N. I., Imam, K., & Ali, S. a. M. (2022). Legal Pluralism Of Spatial Rights Of Indigenous People In Arcipelagic Province In Indonesia. Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences, 121(1), 12-22.

Buana, M. S. (2016). Living adat Law, Indigenous Peoples and the State Law: A Complex Map of Legal Pluralism in Indonesia. International Journal of Indonesian Studies, 1(3), 104-119.

Butt, S. (2015). The constitutional court and democracy in Indonesia. Brill.

Butt, S., & Lindsey, T. (2023). Indonesia Law. Oxford University Press. https://berkas.dpr.go.id/perpustakaan/sipinter/files/sipinter--933-20200907144822.pdf

Rancangan UU Tentang Masyarakat Hukum Adat, (2017). https://berkas.dpr.go.id/akd/dokumen/RJ2-20171106-094054-7086.pdf

Farhan, M., & Rosidin, U. (2025). SUPREMASI KONSTITUSI DI TENGAH LEGISLASI CEPAT: URGENSI PENGUATAN WEWENANG MAHKAMAH KONSTITUSI. I’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu Kesyariahan, 2(2), 97-112.

Farihah, L., & Wahyuni, S. (2015). Demokrasi deliberatif dalam proses pembentukan undang-undang di Indonesia: Penerapan dan tantangan ke depan. Makalah Ilmiah Lembaga Kajian Dan Advokasi Untuk Independensi Peradilan (Leip).

Haga, C. S. L., & Sany, A. M. (2024). Tinjauan Yuridis Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara (IKN) Dalam Perspektif Politik Hukum Berdasarkan Konstitusi. Jurnal Kewarganegaraan, 8(1), 310-317.

Halmadiningrat, I. M., & Firdharizki, A. (2023). Politik Hukum Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara dan Akibatnya terhadap Perlindungan Lingkungan pada Hak Masyarakat Adat di Kalimantan Timur. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 9(2), 345-386.

Handoyo, B. H. C., & SH, M. (2022). Prinsip-Prinsip Hukum Tata Negara Indonesia. PT Kanisius.

Hidayat, R. (2022). Pengesahan UU IKN Dinilai Mencederai Mandat Rakyat. Retrieved September 25, 2025 from https://www.hukumonline.com/berita/a/pengesahan-uu-ikn-dinilai-mencederai-mandat-rakyat-lt61e796076bea8/?utm_source=chatgpt.com

Putusan Nomor 185/PUU-XXII/2024, (2024).

Jurdi, F. (2019). Hukum tata negara Indonesia. Kencana.

Kompas.com. (2021). DPR Terima Surpres RUU Ibu Kota Negara. Retrieved September 25, 2025 from https://ikn.go.id/dpr-terima-surpres-ruu-ibu-kota-negara

Lorenza, T. N., & Mulyadi, A. (2026). Membaca Arah Politik Hukum Indonesia: Telaah Kritis Terhadap Logika Pembentukan Hukum Nasional. Asas Wa Tandhim: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 5(1), 133-152.

Mahkamah Konstitusi RI. (2024). Permohonan Uji UU IKN Tidak Jelas. Retrieved September 24, 2025 from https://www.mkri.id/berita/permohonan-uji-uu-ikn-tidak-jelas--21570?utm_source=chatgpt.com

Mahkamah Konstitusi RI. (2025). MK Tunda Pemeriksaan Ahli dalam Uji Materiil Aturan HAT IKN. Retrieved September 24, 2025 from https://www.mkri.id/berita/mk-tunda-pemeriksaan-ahli-dalam-uji-materiil-aturan-hat-ikn-23339?utm_source=chatgpt.com

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional. (2021). Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara. 2025. https://berkas.dpr.go.id/perpustakaan/sipinter/files/sipinter-2625-613-20220117141339.pdf

Moniung, A. H. (2015). Partisipasi Masyarakat Dalam Pembentukan Peraturan Daerah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Lex Et SocietatiS, 3(8).

Mousavi, S. F., & Salari, M. (2025). Protecting Indigenous Peoples in Development Projects by the International ‎Finance Corporation with a Special Focus on the Legal System of Iran. Public Law Studies Quarterly, 55(1), 51-76. https://doi.org/10.22059/jplsq.2024.358259.3309

Muthhar, M. A. a. (2016). Membaca demokrasi deliberatif Jurgen Habermas dalam dinamika politik Indonesia. Ushuluna, 2(2), 338519.

Nasution, F. A. (2023). Hukum tata negara. Sinar Grafika.

Nugraha, D. I., Sofwan, S., & Jayadi, H. (2023). Eksistensi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara Dalam Perspektif Teori Perundang-Undangan. Jurnal Diskresi, 2(2).

Pratama, N. A. (2024). Ius Constituendum Legislasi: Politik Hukum Pengaturan Fast-Track Legislastion untuk Mencegah Gejala Autocratic Legalism di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia(Vol 21, No 4 (2024): Jurnal Legislasi Indonesia - Desember 2024), 459-473. https://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/1261/pdf

Presiden Republik Indonesia. (2022a). Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2022 tentang Perincian Rencana Induk Ibu Kota Nusantara. Retrieved September 25, 2025 from https://peraturan.bpk.go.id/Details/207619/perpres-no-63-tahun-2022

Presiden Republik Indonesia. (2022b). Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Ibu Kota Nusantara Tahun 2022-2024. Retrieved September 25, 2025 from https://peraturan.bpk.go.id/Details/207620/perpres-no-64-tahun-2022

Presiden Republik Indonesia. (2022c). Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2022 tentang Otorita Ibu Kota Nusantara. Retrieved September 25, 2025 from https://peraturan.bpk.go.id/Details/207606/perpres-no-62-tahun-2022

Presiden Republik Indonesia. (2022d). Undang-undang (UU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Retrieved September 23, 2025 from https://peraturan.bpk.go.id/Details/198400/uu-no-3-tahun-2022

Jangka Waktu Hak Atas Tanah dalam UU IKN Tak Lagi Dua Siklus, (2025). https://www.mkri.id/public/content/infoumum/press/pdf/press_1741057926_37069b5d66bf6b76f55c.pdf?utm_source=copilot.com

Republik Indonesia. (2007). Undang-undang (UU) Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Retrieved September 25, 2025 from https://peraturan.bpk.go.id/details/39908/uu-no-26-tahun-2007

Republik Indonesia. (2009). Undang-undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Retrieved September 25, 2025 from https://peraturan.bpk.go.id/details/38771/uu-no-32-tahun-2009

Republik Indonesia. (2011). Undang-undang (UU) Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Retrieved September 25, 2025 from https://peraturan.bpk.go.id/Details/39188/uu-no-12-tahun-2011

Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Lembaran Negara Republik Indonesia. Retrieved September 27, 2025 from https://peraturan.bpk.go.id/Details/198400/uu-no-3-tahun-2022?utm_source=chatgpt.com

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara. Retrieved September 25, 2025 from https://peraturan.bpk.go.id/Download/326931/UU%20Nomor%2021%20Tahun%202023.pdf

Romadhon, D. (2024). Hukum Konstitusi Di Indonesia Perspektif Mahfud MD. Tamilis Synex: Multidimensional Collaboration, 2, 105-113.

Roux, T. (2018). Indonesia's Judicial Review Regime in Comparative Perspective. Const. Rev., 4, 188.

Saliman, A. R. (2023). Politik Hukum Perburuhan di Indonesia: Sebuah Gerak Perubahan Karakter Produk Hukum dari 1945–2021. Jurnal Legalitas, 1(1), 110-125.

Saragih, G. M., Putra, R. K., Ishwara, A. S. S., Nugroho, A. W., & Ivory, J. (2025). Comparison of the Principle of Meaningful Participation in the Process of Law Formation in Indonesia, Switzerland, and Sweden. JUSTISI, 11(3), 889-908.

Siregar, M. (2024). Teori Hukum Progresif dalam Konsep Negara Hukum Indonesia. Muhammadiyah Law Review, 8(2).

Sukaca, P. F., & Widodo, H. (2022). ANALISIS YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 34/PUU-XX/2022 DALAM MENOLAK UJI FORMIL UNDANG-UNDANG IBU KOTA NEGARA. NOVUM: JURNAL HUKUM, 9(1), 410-417.

Susanti, B. (2017). The Constitutional Court and Democracy in Indonesia. In: Taylor & Francis.

Susanto, M., & Fernando, R. (2025). Reconstructing Democratic Lawmaking through the Right of Opposition: Redressing Power Imbalances in Indonesia’s Constitutional Design. International Conference on Democracy and National Resilience 2025 (ICDNR 2025),

Tania, A. S. T. (2024). TELAAH AUTOCRATIC LEGALISM DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 3 TAHUN 2022 TENTANG IBU KOTA NEGARA PERSPEKTIF DEMOKRASI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA].

Utama, E. P. (2024). POLITIK HUKUM PEMINDAHAN IBU KOTA NEGARA BERDASARKAN UU NO 3 TAHUN 2022 TENTANG IBUKOTA NEGARA DITINJAU DENGAN TEORI TUJUAN HUKUM. IBLAM LAW REVIEW, 4(3), 221-230.

Utari, A. A. A. S., & Astariyani, N. L. G. (2023). Politik Hukum Revisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Ibu Kota Negara: Antara Kenyataan dan Harapan. Sovereignty, 2(2), 170-187.

Walhi. (2022). RUU Ibu Kota Negara: Mengulang Inkonstitusionalitas Omnibus Law. 2025. https://www.walhi.or.id/ruu-ibu-kota-negara-mengulang-inkonstitusionalitas-omnibus-law?utm_source=chatgpt.com

Wiratraman, H. P. (2022). Constitutional Struggles and the Court in Indonesia’s Turn to Authoritarian Politics. Federal Law Review, 50(3), 314-330. https://doi.org/10.1177/0067205X221107404

Wiryadi, U., & Martono, E. D. (2024). Politik Hukum Dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Nasional. Krisna Law: Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, 6(1).

Downloads

Published

2026-01-10
Abstract viewed = 41 times